Minggu, 21 April 2024

Si Kancil dan Buaya

 

Suatu hari di sebuah hutan rimba, hiduplah seekor kancil yang cerdik. Si kancil sangat suka berjalan-jalan di hutan untuk mencari makanan. Tetapi, karena musim kemarau yang panjang, Si Kancil terpaksa pergi ke kawasan lain untuk mencari makanan. Ia harus melewati banyak rintangan untuk sampai di kawasan tersebut. Salah satu rintangannya adalah sebuah sungai.

Air di sungai itu memang tidak terlalu deras, tetapi ada kawanan buaya menakutkan yang tinggal di dalamnya. Kancil merasa takut, tapi ia tetap harus mencari makanan secepatnya. Ia berpikir sejenak dan langsung mendekat ke sungai penuh buaya itu.

“Halo raja buaya, apakah kau sudah makan?” tanya kancil dengan suara lantang. 

“Siapa kau berani berteriak di siang bolong begini! Mengganggu tidur siangku saja!”

“Hei kancil licik, kau lebih baik diam! Kalau tidak, aku akan memakanmu sekarang juga!” sahut buaya lainnya. 

“Hei hei jangan marah dulu, aku hanya ingin menyampaikan pesan dari raja hutan,” tegas si Kancil. 

“Ada apa ini sebenarnya? Cepat katakan!” kata buaya. 

“Simba menyuruhku menghitung kalian. Tampaknya, ia hendak memberikan hadiah untuk kalian, jadi cepat panggil semua temanmu,” kata si Kancil.

Semua buaya tentu sangat senang mendengar kabar gembira dari Si Kancil. Seluruh buaya dengan cepat berbaris berjajar di permukaan sungai tanpa sadar bahwa ternyata si Kancil berniat membohongi mereka. 

Si kancil mulai melompati buaya satu persatu sambil pura-pura menghitung jumlah mereka. Setelah sampai di penghujung sungai, Si Kancil langsung pergi meninggalkan buaya-buaya yang kebingungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Si Kancil dan Buaya

  Suatu hari di sebuah hutan rimba, hiduplah seekor kancil yang cerdik. Si kancil sangat suka berjalan-jalan di hutan untuk mencari makanan....